Hai kamu...
Kamu yang berhasil membuat
hatiku nyaman
Kamu yang selalu membuatku
tertawa
Kamu yang selalu membuat
perasaanku tak karuan
Sampai kapan kamu
menganggapku teman?
Aku mengenalmu mungkin belum
terlalu lama. Saat itu kita bertemu di ruang kelas. Berawal dari chat yang
sekedar basa-basi untuk menghilangkan kejenuhan, kita saling berbagi cerita.
Tak ada yang aneh saat itu,
biasa saja, tak ada perasaan apapun. Hingga akhirnya waktu membuat semuanya
berubah. Aku kini merasakan hal yang sekedar mengingat membuatku takut akan
kecewa dan sakit hati. Yeah mungkin itu.
Saat itupun ku putuskan
untuk tidak menghubungimu lagi. Melepaskanmu karena ku fikir bahagiamu bukan
dengan ku. Hingga ku coba mencintai orang lain, menjalin hubungan, berharap
dapat ku lupakan dirimu.
Tapi itu hanya sementara.
Ketika aku menentukan pilihan yang bertentangan dengan hati. Kini perasaanku
pada hadir dan semakin kuat, kerinduan ini tak terbendung lagi. Setelah sekian
lama terdiam, akhirnya kita bertemu. Walau aku yang memulai semuanya lagi dan
memaksa untuk bertemu. Karena aku percaya Tuhan mengirimkannya untukku.
Mulai hari itu kita kembali
dekat. Bagiku itu hal yang menyenangkan, mendengarkanmu cerita yang penuh
semangat. Tak jarang kamu membuatku tertawa dengan cerita lucumu, tingkah
konyolmu, pengalaman gilamu, senyummu, matamu, semua tentang kamu. Kamu
membuatku merasa nyaman di dekatmu. Kamu berhasil membuatku begitu mengagumimu.
Rasanya ingin ku hentikan saja waktu pada malam itu.
Kamu dengan kemeja biru yang
sedikit basah karena terkena hujan, jeans hitam, dan sepatu kets. Rambutmu yang
sedikit basah tapi tetap rapih. Gayamu yang cuek tapi terlihat manis. Kamu
dengan segala tingkahmu yang selalu membuatku tertawa, aku suka.
Yeah aku suka kamu meski aku
tak berani mengungkapkannya. Aku suka kamu walau dalam diam. Tak peduli apapun
itu kenyataannya kini hanya kamulah yang mampu membuatku nyaman.
Yeah kamu.... kamu membuatku
nyaman walau dalam ketidakpastian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama :
Kesan :
Pesan :