Kamis, 06 April 2017

Jakarta, 15 November 2016




Hai kamu...
Kamu yang berhasil membuat hatiku nyaman
Kamu yang selalu membuatku tertawa
Kamu yang selalu membuat perasaanku tak karuan
Sampai kapan kamu menganggapku teman?

Aku mengenalmu mungkin belum terlalu lama. Saat itu kita bertemu di ruang kelas. Berawal dari chat yang sekedar basa-basi untuk menghilangkan kejenuhan, kita saling berbagi cerita.

Tak ada yang aneh saat itu, biasa saja, tak ada perasaan apapun. Hingga akhirnya waktu membuat semuanya berubah. Aku kini merasakan hal yang sekedar mengingat membuatku takut akan kecewa dan sakit hati. Yeah mungkin itu.

Saat itupun ku putuskan untuk tidak menghubungimu lagi. Melepaskanmu karena ku fikir bahagiamu bukan dengan ku. Hingga ku coba mencintai orang lain, menjalin hubungan, berharap dapat ku lupakan dirimu.

Tapi itu hanya sementara. Ketika aku menentukan pilihan yang bertentangan dengan hati. Kini perasaanku pada hadir dan semakin kuat, kerinduan ini tak terbendung lagi. Setelah sekian lama terdiam, akhirnya kita bertemu. Walau aku yang memulai semuanya lagi dan memaksa untuk bertemu. Karena aku percaya Tuhan mengirimkannya untukku.

Mulai hari itu kita kembali dekat. Bagiku itu hal yang menyenangkan, mendengarkanmu cerita yang penuh semangat. Tak jarang kamu membuatku tertawa dengan cerita lucumu, tingkah konyolmu, pengalaman gilamu, senyummu, matamu, semua tentang kamu. Kamu membuatku merasa nyaman di dekatmu. Kamu berhasil membuatku begitu mengagumimu. Rasanya ingin ku hentikan saja waktu pada malam itu.

Kamu dengan kemeja biru yang sedikit basah karena terkena hujan, jeans hitam, dan sepatu kets. Rambutmu yang sedikit basah tapi tetap rapih. Gayamu yang cuek tapi terlihat manis. Kamu dengan segala tingkahmu yang selalu membuatku tertawa, aku suka.

Yeah aku suka kamu meski aku tak berani mengungkapkannya. Aku suka kamu walau dalam diam. Tak peduli apapun itu kenyataannya kini hanya kamulah yang mampu membuatku nyaman.
Yeah kamu.... kamu membuatku nyaman walau dalam ketidakpastian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama :
Kesan :
Pesan :